TEKNOLOGI

Kacamata VR di Kelas – Belajar dengan Realitas Virtual

Dalam pelajaran teknologi, fokus awalnya adalah mengenal kacamata VR. Para siswa mempelajari cara kerja perangkat tersebut, cara menggunakannya dengan aman, serta berbagai kemungkinan yang ditawarkannya. Dalam proses ini, mereka tidak hanya belajar mengoperasikan teknologi tersebut, tetapi juga memahami bagaimana Virtual Reality diterapkan dalam berbagai profesi.

Salah satu contoh yang sangat menarik adalah pemeliharaan virtual turbin angin. Alih-alih memanjat menara sungguhan yang tingginya ratusan meter, para peserta didik dapat memasuki turbin angin menggunakan kacamata VR dan melakukan pekerjaan pemeliharaan di sana. Mereka memeriksa komponen, mencari kesalahan, dan mempelajari alur kerjanya – tanpa risiko sama sekali.

Penggunaan VR membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan memotivasi banyak siswa. Di saat yang sama, hal ini juga mengembangkan kompetensi penting seperti pemahaman teknis, kemampuan memecahkan masalah, dan kemampuan menggunakan media digital dengan percaya diri.

Melalui proyek ini, Sekolah Menengah Terpadu Euregio menunjukkan bagaimana teknologi modern dapat memperkaya proses pembelajaran. Realitas Virtual membuka peluang baru dalam pembelajaran dan mempersiapkan para siswa untuk dunia kerja di masa depan.